Teknologi Persenjataan

A. Teknologi Persenjataan


- Dalam sebuah perang, teknologi persenjataan dibutuhkan untuk mendapatkan kemenangan atau pun mempertahankan diri. Dengan teknologi senjata yang tinggi, suatu negara bisa menjalankan taktik perangnya dengan baik. Bahkan kemenangan yang sepertinya mustahil bisa didapatkan dengan cara yang mudah.

Teknologi persenjataan Perang Dunia I bisa dibilang sangat maju di zamannya. Kendaraan tempur seperti tank, pesawat, hingga kapal dan kapal selam pun sudah berhasil dibuat untuk meramaikan perang yang memiliki akibat fatal bagi Eropa dan dunia. Berikut ulasan lengkap tentang teknologi persenjataan Perang Dunia I.

   1.KENDARAAN TEMPUR
Kendaraan tempur atau ranpur yang digunakan saat Perang Dunia I terdiri dari pesawat, tank, kapal laut, dan beberapa kapal selam untuk menyerang lautan. Kala itu, semua negara berlomba-lomba untuk menciptakan senjata tercanggih yang sangat berguna dalam perang.  Perang Dunia I awalnya hanya menggunakan senjata seperti artileri dan juga melakukan strategi pengeboman. Serangan darat menjadi sangat dominan sebelum akhirnya muncul beberapa pesawat yang menguasai kawasan udara untuk penyerangan. Sejak tahun 1915, negara-negara yang memiliki kekuatan besar di Eropa mulai membuat pesawat yang nantinya akan digunakan untuk pertarungan, pengebom, hingga penyerang permukaan bumi.

Pesawat

Sekitar tahun 1915, Jerman mulai membuat sebuah pesawat tempur yang diberi nama Fokker Scourge. Pesawat ini dirancang sebagai mesin tempur yang hebat di udara. Pesawat ini memiliki senapan mesin yang bisa digunakan untuk menyerang di udara atau pun ke daratan. Akibat pesawat bersenjata ini, pasukan sekutu banyak yang tumbang hingga mereka mulai mengembangkan juga teknologi perangnya.

Setahun setelah Jerman menggempur pertahanan udara, Inggris mulai membuat dan menggunakan pesawat dengan jenis Sopwith 11/2 Strutter yang merupakan pesawat tempur dengan dua penumpang pertama di dunia. Di saat yang sama Prancis juga tidak mau ketinggalan dalam hal perkembangan dunia penerbangan. Negara itu membuat pesawat pertahanan dengan nama Nieuport 11.

Dua tahun terakhir sebelum Perang Dunia I selesai (1917-1918). Jerman mengeluarkan banyak varian baru dari jenis pesawat tempur. Jenis itu antara lain Fokker D.VII, Albartos D.I, D.II, dan D.III. Pihak sekutu yang digawangi Inggris juga tak kalah cepat, negara itu mengeluarkan Sopwith Pup, Sopwith Triplane dan SPAD S.VII.

Tank

Tank adalah salah satu kendaraan tempur paling penting dalam peperangan. Saat Perang Dunia I, teknologi tank perlahan-lahan berkembang setelah Inggris mengeluarkan prototype tank bernama Little Willie yang akhirnya berkembang menjadi Mark I Tank. Kendaraan ini adalah tank pertama yang digunakan Inggris dalam perang sebelum akhirnya muncul tank lain dari berbagai negara seperti Prancis dengan tank bernama The Schneider CA1.

Dalam dunia tank Jerman tak begitu berkembang ketika dibandingkan dengan negara sekutu yang menyerangnya. Jerman baru bisa membuat tank seperti A7V di tahun-tahun terakhir perang. Itu pun Jerman terlebih dahulu menangkap beberapa tank Inggris untuk diteliti dan dibuat versi lebih hebatnya.

Pada tanggal 24 April 1918 terjadi pertarungan antar tank yang sangat sengit. Jerman mengerahkan A7V sementara Inggris mengerahkan Mark IV Tank  yang saat itu sudah memiliki teknologi canggih.

Kapal dan Kapal Selam

Kawasan laut juga tidak kalah sengit saat Perang Dunia I berlangsung. Jerman dan Inggris adu kekuatan dengan kapal-kapal andalannya. Inggris mengeluarkan HMS Dreadnought yang kerap disebut dengan raja lautan. Mengetahui adanya kapal yang susah ditaklukkan, Jerman juga membuat beberapa kapal andalan seperti SNS Rheinland.

Selain menggunakan kapal tempur yang hebat, Jerman juga mengembangkan kapal selam yang dinamai U-Boat. Kapal selam ini mampu membuat banyak kapal dagang Inggris rontok di lautan hingga memicu peperangan laut yang lebih parah. Setidaknya di kawasan Laut Utara, Atlantik, Perairan Inggris, Mediterania, Laut Hitam, dan Laut Baltik pertempuran antara Sekutu dan Sentral berjalan dengan sengit.

Senjata Tempur  

Selain kendaraan tempur, senjata tempur seperti senapan, granat, hingga zat beracun pun digunakan saat Perang Dunia I. Senjata-senjata ini membuat perang terjadi semakin lama karena setiap kubu terus melakukan adu kekuatan.

Senapan

Tentara Jerman memegang senapan 7.92 Mauser yang sangat bagus untuk melakukan penerobosan wilayah. Sementara itu tentara Inggris menggunakan senapan Lee-Enfield yang memiliki pengeker teleskop dan sering digunakan oleh sniper. Prancis menggunakan senapan mesin seperti Hotchkiss M1914. Senjata ini banyak membantu untuk menumbangkan kerumunan pasukan yang datang dalam jumlah yang banyak.
thompson

Granat
Inggris menggunakan granat untuk menunjang penetrasi ke daerah sentral dengan cepat. Mereka menggunakan Grenade, Hand No.1 dan No.15 Ball Grenade. Tak mau kalah dengan tentara Inggris Jerman juga mengembangkan granat dengan nama kugelhandgranate. Setelah mengembangkan granat tangan, Jerman mengembangkan granat otomatis dan berhasil membuat sekutu kalang kabut untuk mencari perlindungan.
grenade

Senjata Kimia

Gas-gas beracun yang mengandung zat kimia juga digunakan saat Perang Dunia I. Banyak tentara melontarkan senjata seperti phosgene, gas air mata, chlorarsines, hingga gas mustrad. Akibat gas ini 1% tentara Inggris dinyatakan tewas. Senjata kimia banyak digunakan karena sangat murah dan dampaknya bisa sangat luas. Gas cukup disebarkan dengan melakukan peledakan lalu semua orang akan keracunan. Selama Perang Dunia I berjalan ada 1.300.000 warga sipil yang keracunan, dari jumlah itu 90.000 orang tewas seketika.


Artileri

Jerman menjadi negara yang paling banyak mengembangkan senjata artileri. Mereka membuat Paris Guns yang digunakan untuk mengantisipasi serangan musuh. Dengan kemampuan yang hebat dan jangkauan yang luas, senjata dari Jerman ini mampu membuat sekutu kerepotan.(*). Pesawat
Perang Dunia I awalnya hanya menggunakan senjata seperti artileri dan juga melakukan strategi pengeboman. Serangan darat menjadi sangat dominan sebelum akhirnya muncul beberapa pesawat yang menguasai kawasan udara untuk penyerangan. Sejak tahun 1915, negara-negara yang memiliki kekuatan besar di Eropa mulai membuat pesawat yang nantinya akan digunakan untuk pertarungan, pengebom, hingga penyerang permukaan bumi.

Sekitar tahun 1915, Jerman mulai membuat sebuah pesawat tempur yang diberi nama Fokker Scourge. Pesawat ini dirancang sebagai mesin tempur yang hebat di udara. Pesawat ini memiliki senapan mesin yang bisa digunakan untuk menyerang di udara atau pun ke daratan. Akibat pesawat bersenjata ini, pasukan sekutu banyak yang tumbang hingga mereka mulai mengembangkan juga teknologi perangnya.

Setahun setelah Jerman menggempur pertahanan udara, Inggris mulai membuat dan menggunakan pesawat dengan jenis Sopwith 11/2 Strutter yang merupakan pesawat tempur dengan dua penumpang pertama di dunia. Di saat yang sama Prancis juga tidak mau ketinggalan dalam hal perkembangan dunia penerbangan. Negara itu membuat pesawat pertahanan dengan nama Nieuport 11.

Dua tahun terakhir sebelum Perang Dunia I selesai (1917-1918). Jerman mengeluarkan banyak varian baru dari jenis pesawat tempur. Jenis itu antara lain Fokker D.VII, Albartos D.I, D.II, dan D.III. Pihak sekutu yang digawangi Inggris juga tak kalah cepat, negara itu mengeluarkan Sopwith Pup, Sopwith Triplane dan SPAD S.VII.
kekuatan artileri
Sistem artileri swagerak (self propelled artillery gun) 2S1 Gvozdika milik Uni Soviet (sekarang Rusia). Sumber gambar: Army Recognition

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perang Dingin (1947 - 1991), Persaingan Liberalisme Dan Komunisme

10 Peristiwa Penting Dalam Perang Dunia II